Oleh

Zumrotul Ula, SST.,M.Kes

Dosen Kebidanan Stikes Surabaya

 

Penyakit kanker merupakan permasalahan kesehatan karena menjadi salah satu penyebab utama kematian seluruh dunia. Dengan melakukan SADARI atau pemeriksaan payudara sendiri membantu mendeteksi dini kondisi payudara apakah terdapat benjolan atau perubahan sebagai tanda adanya tumor atau kanker yang membutuhkan perhatian dan penanganan medis. Kanker payudara atau carcinoma mammae merupakan kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya, sehingga terjadi pertumbuhan yang tidak normal, cepat dan tidak terkendali yang terjadi pada jaringan payudara.

Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) bisa diterapkan pada siapapun termasuk remaja putri yang mengalami perubahan fisik dan perkembangan seks sekunder yaitu masa pubertas mengalami pembesaran payudara yang biasanya terjadi antara usia 12-13 tahun. Dengan melakukan SADARI, banyak wanita yang bisa berhasil selamat dari kanker payudara.

Kapan Waktu terbaik Melakukan SADARI ?

Untuk melakukan SADARI waktu terbaik adalah beberapa hari setelah periode menstruasi berakhir, karena pada masa menstruasi payudara dalam kondisi mengencang akibat dari kadar hormon berfluktuasi.

 

Bagaimana Cara Melakukan SADARI ?

Dalam melakukan SADARI, diperlukan kaca atau cermin dan tempat tidur, serta pencahayaan yang cukup dalam ruangan tersebut.

Langkah – Langkah Pemeriksaan Payudara Sendiri

SADARI di depan Cermin

  1. Membuka pakaian bagian atas
  2. Berdirilah, perhatikan terlebih dahulu ukuran payudara, apakah ada perbedaan antara payudara sebelah kanan dan payudara sebelah kiri.
  3. Angkatlah kedua tangan keatas kepala, kemudian menekan kedua tangan di pinggang untuk mengencangkan otot dadanya. Pada setiap posisi, periksa ukuran, bentuk, simetris, lihat lekukan puting atau kulit payudara, apakah ada kelainan.
    1. Membungkuklah di depan kaca sehingga payudara terjulur ke bawah. Perhatikan dan raba untuk memeriks apakah ada perubahan tertentu pada payudara.
    2. Tautkan kedua tangan di belakang kepala dan tekan ke dalam, perhatikan kedua payudara termasuk di bagian bawah. Periksa apakah terdapat cairan yang keluar dari putting, tempatkan jempol dan jari telunjuk di sekitar putting lalu tekan perlahan dan perhatikan apakah ada cairan yang keluar. Ulangi pada payudara yang lain

     

    SADARI saat mandi

    Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) juga dapat dilakukan saat sedang mandi. Dengan menggunakan busa sabun mandi akan memudahkan melakukan pergerakan tangan untuk memeriksa benjolan atau perubahan pada payudara. Angkatlah satu tangan ke belakang kepala dan dengan menggunakan tangan lainnya yang dilumuri sabun, raba payudara di sisi tangan yang terangkat. Gunakanlah jari untuk menekan – nekan bagian demi bagian payudara dengan lembut. Lakukan pada payudara di sisi lainnya.

     

    SADARI dengan berbaring di atas tempat tidur

    Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) juga dapat dilakukan dengan cara berbaring di atas tempat tidur yang datar dan nyaman.

    1. Tempatkan gulungan handuk atau bantal kecil dibawah pundak, tangan kanan di bawah kepala. Dengan menggunakan lotion di tangan kiri, gunakan jari untuk meraba payudara kanan.
    2. Mulailah gerakan dari titik jam 12 ke angka 1 dengan gerakan melingkar, setelah satu lingkaran selesai, geser jari dan mulailah kembali hingga seluruh pemukaan payudara hingga ke putting selesai teraba.
      1. Dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk, tekan putting dengan lembut, perhatikan apakah ada cairan bening, keruh atau berdarah yang keluar

       

      Setelah melakukan SADARI

      Jika ditemukan benjolan atau perubahan pada payudara, bersikaplah dengan tenang terlebih dahulu karena tidak semua perubahan disebabakan oleh kanker, banyak hal kemungkinan menjadi penyebabnya. Namun, bersikap waspada tetap harus dilakukan dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendapatkan diagnosis dari perubahan atau benjolan yang telah ditemukan.

       

      Sumber :

      Weiss. 2003. Breast cancer mortality in relation to clinical breast examination and breast self examination. The Breast Journal 9, S86-S89.

      Nisman, W. 2011. Lima menit Kenali Payudara. Yogyakarta: C.V Andi Offset.

      Jannah, dkk. 2017. Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana. Jakarta: EGC.

      Aeni N & Yuhandini D. 2018. Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Video dan Metode Demonstrasi terhadap Pengetahuan SADARI. Care : Jurnal Ilmiah Kesehatan, 6(2), 162-174. doi:10.33366/cr.v6i2.929.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *