Oleh : Yana Agus Setianingsih, SST., M.HKes

(Dosen Prodi Kebidanan STIKes Surabaya)

Menurut anda, Siapa itu bidan? Kebanyakan orang menjawab, Bidan adalah sosok wanita yang menolong kelahiran atau menolong bayi lahir. Apakah hanya itu saja??

Disini akan dibahas tentang siapa itu bidan? Seperti apa profesi bidan? Bagaimana menjadi seorang bidan? Peluang karir seperti apa saat menjadi bidan? Dan penjelasan lainnya seputar bidan.

Dari pandangan masyarakat secara umum bidan merupakan penolong persalinan. Secara keilmuan bidag profesi, bidan adalah seorang perempuan yang telah mengikuti dan lulus dari program Pendidikan bidan yang diakui negara, serta memenuhi kualifikasi dalam registrasi dan memiliki lisensi atau ijin yang sah yang sekarang disebut dengan STR (surat tanda registrasi). Bidan adalah seorang professional yang memiliki tugas dan kewajiban terhadap kesehatan ibu dan anak (KIA). Kewenangan bidan sendiri telah diatur dalam peraturan, beberapa diantaranya adalah asuhan pada masa kehamilan, masa persalinan, masa nifas, bayi baru lahir, bayi, balita dan anak pra sekolah, dan keluarga berencana.

Bidan identik dengan perempuan, karena seorang bidan di Indonesia hanyalah seorang perempuan, selain itu bidan seringkali menolong perempuan. Profesi bidan sangatlah  mulia, bidan menolong kelahiran dimana saat itu 2 nyawa harus diselamatkan (nyawa ibu dan nyawa bayi) yang tentunya tidak semua profesi bisa melakukan hal tersebut.

Cara menjadi bidan tentunya tidak semudah yang dibayangkan, hal ini pastinya dirasakan oleh mahasiswa kebidanan yang saat ini sedang proses studi. Dari perkuliahan yang padat, ujian praktik di laboratorium yang tentunya sangat menegangkan, praktik di lapangan (Rumah sakit, puskesmas, bidan praktik mandiri) yang seringkali mendapat omelan dan marahan dari bidan senior, laporan askeb yang targetnya segunung, laporan tugas akhir yang harus diselesaikan sesuai deadline dan tentunya aturan dalam proses perkuliahan yang super disiplin. Tapi semua itu akan dirasakan “indah pada waktunya” saat kita lulus dari pendidikan kebidanan dan akhirnya kita tahu bahwa proses tidak akan pernah mengkhianati hasil.

Saat kita sudah menjadi seorang bidan yang tentunya sudah diakui dengan surat tanda registrasi yang didapatkan melalui uji kompetensi nasional, pastinya akan banyak peluang kerja/lahan pekerjaan yang sudah menunggu kita, seperti : Rumah Sakit, Puskesmas, magang di bidan praktik mandiri, Dinas Kesehatan, tenaga kesehatan di luar negeri, membuka praktik bidan secara mandiri, membuka baby spa, melakukan homecare mom n baby spa dan masih banyak lagi kesempatan untuk mengabdikan ilmu selama kita mau terus berusaha.

Banyak sekali rumor yang beredar tentang profesi bidan yang akan sulit mendapatkan kerja saat lulus dari Pendidikan bidan. Tetapi kenyataannya profesi bidan masih tetap eksis, masih banyak dibutuhkan bidan di Ruang bersalin Rumah Sakit, Puskesmas, klinik kesehatan dan fasilitas kesehatan lainnya. Faktanya, selama masih ada perempuan, disana akan masih ada angka kelahiran yang melalui proses kehamilan, persalinan dan juga nifas. Dan masa tersebut akan sangat membutuhkan bidan untuk mendampingi dan memberikan asuhan pada seorang perempuan. Dengan menjadi seorang bidan, insya Allah pahala mengalir dari kita menolong 2 nyawa ; seorang ibu yang akan melahirkan bayinya dan masih dapat bonus dari rejeki yang kita dapatkan sebagai tanda terimakasih dari klien atas apa yang kita lakukan. Alhamdulillah..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *